Pengiat Kampung Tematik se-kota Malang ikuti Pelatihan Citizen Jornalism

Minggu 1 Maret 2020, melalui Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kota Malang mereka para pegiat kampung kurang lebih 50 orang dari 20 Kampung Tematik di Kota Malang mengikuti Pelatihan Citizen Jornalism. Acara tersebut di laksanakan di  Kampung Budaya Polowijen.

Pemandangan rumah-rumah bambu dan sawah yang menjadi pesona KBP serta makanan sego deso, jajan tradisional, minum jamu dan dawet di pasar Minggu Legi melengkapi acara ini. Selain menikmati pesona KBP peserta juga melihat hasil karya yang dibuat oleh warga KBP diantaranya topeng-topeng yang di tempel di dinding rumah warga, batik yang dibuat oleh warga sambil sesekali peserta selfie dengan karya-karya tersebut. Perpustakaan, galeri seni dan pajangan foto-foto kegiatan KBP juga tak putus dari pemandangan para peserta pelatihan Citizen Jornalism.

Terselenggara kegiatan ini atas kerjasama KBP dan Persatuan Wartawan Indonesia Malang Raya. “Kita ikut memperingati Hari Pers Nasional dengan menggelar Pelatihan Citizen Journalism”. Acara ini di dukung semua kampung tematik se Kota Malang melalui Forkom Pokdarwis Kota Malang. Ujarnya Ki Demang selaku Penggagas KBP

Tari Topeng Grebeg Sabrang dan Tari Putri Jawi yang di mainkan oleh penari KBP menjadi jamuan istimewa bagi peserta. Acara dibuka oleh Artis Swastini, Kasi Pengembangan Kawasan Industri Pariwisata Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Malang. Dalam sambutan berharap “kampung tematik perlu membekali diri dalam bidang jurnalistik sehingga mampu mempromosikan dan memberitakan kampungnya lebih berkualitas”.

Hadir pula narasumber dari PWI Malang yakni Raya Agus Yuwono yang langsung memberikan best practice dan workshop citizen journalism. Peserta diminta mengambil foto yang menarik kemudian memberikan komentar pada foto tersebut. Secara telaten, Agus mengomentari dan mengkoreksi setiap tulisan peserta sehingga model penulisan berita lebih simple dan informatif.

Saat ini masyarakat mulai sadar tentang citizen journalism dimana era digitalisasi ini informasi dan penggunaan media sosial sangat digemari oleh masyarakat. Mereka memanfaatkan media untuk berjejaring, tukar informasi dan promosi. “PWI siap menjadi patner dan mewartakan kampung tematik jika masyarakat aktif mengirimkan informasi dan berita untuk promosi wisata” tegasnya. Setelah Tari Topeng Bapang bersama dengan warga KBP dan juga peserta menjadi acara penutup kegiatan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *