Kebun Teh Jamus Di Kabupaten Ngawi

Kebun Teh Jamus adalah salah satu perkebunan teh peninggalan jaman penjajahan Belanda yang lokasinya berada di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, termasuk kedalam kawasan lereng Gunung Lawu. Kebun Teh Jamus Ngawi ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan eksotis, cocok untuk liburan atau refreshing melepas penat di hari weekend.

Kebun Teh Jamus ini menyuguhkan pesona wisata berbeda di lereng gunung Lawu sebelah utara yang tak kalah seru dan menarik dibanding kawasan wisata di timur lereng gunung Lawu. Kebun Teh Jamus ini terletak di Dusun Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kini, kebun teh jamus ini telah dikelola oleh pihak PT Candi Loka. Kebun Teh Jamus Jatim mempunyai luas wilayah sebesar 478.2 hektar. Luas tanah yang ditanami teh seluas 460 hektar, sedangkan sisanya, yaitu 60.2 hektar, ditumbuhi oleh tanaman pohon dengan batang kayu besar. Sehingga dengan adanya pepohonan rindang, kawasan Kebun Teh Jamus Ngrambe terasa semakin sejuk. Selain karena memang hawa udara yang terasa dingin.

Lokasi dari kebun teh yang satu ini ada di lereng Gunung Lawu yang masuk kedalam wilayah kabupaten Ngawi. Tapi akses terdekat ke lokasi adalah dengan melewati kabupaten Sragen Jawa Tengah berjarak 40 km ketimbang harus melalui kabupaten Ngawi Jawa Timur sejauh 50 km. Ko

ndisi dari jalan menuju Kebun Teh Jamus ini telah beraspal baik hingga ke lokasi walaupun lebar jalannya terbilang sempit dan akan sedikit sulit kalau ada mobil yang bersimpangan.

kebun teh Jamus Ngawi ini adalah perkebunan teh milik kolonial Belanda yang didirkan ditahun 1886 oleh pengusaha Belanda bernama Van der Rap. Perkebunan teh jamus ini sudah mengalami beberapa kali pergantian pengelola selama masa penjajahan sampai akhirnya kemerdekaan Indonesia. Dan mulai tahun 1973 hingga kini, Perkebunan Teh Jamus Ngawi ini telah dikelola oleh perusahaan swasta PT. Candi Loka. Hal yang sangat menarik di perkebunan teh ini adalah adanya bukit kebun teh bernama Bukti Borobudur (Borobudur Hills) atau piramidanya Jamus, Dinamakan bukit borobudur karena bentuk dari bukit kebun teh itu seperti kerucut atau piramida sampai puncak dan dibeberapa lapisan terdapat jalan yang mirip guratan tingkatan pada candi Borobudur di Jawa Tengah.

 

Di area perkebunan juga terdapat warung-warung ditepi area parkir Kebun Teh Jamus, tak seperti kebanyakan warung biasa yang menjajakan

minuman dan makanan. Warung di kebun teh Jamus ini menjual jajanan khas seperti minuman teh yang ditanam langsung dikebun teh ini sendiri. Beberapa jenis minuman teh ini asalnya dari pabrik pengolahan teh PT Candi Loka, pengelola teh jamus serta teh racikan masyarakat sekitar. Harga yang ditawarkan untuk makanan dan minuman diwarung tersebut cukup mudah dan terjangkau.

Di kebun teh ini, pengunjung akan mendapatkan pengalaman baru seputar berkebun di perkebunan teh yang amat luas ini. Bila beruntung, dapat menyaksikan proses pemetikan daun teh yang dilakukan oleh para petani. Selain itu, juga dapat melihat proses pengolahan mulai dari awal pengangkutan teh ke rumah olah, sampai dengan teh siap minum. Sebagai buah tangan keluarga, bisa membeli teh yang diperjualbelikan di sekitar lokasi perkebunan. Ada banyak macam teh yang bisa dinikmati di lokasi Kebun Teh Jamus Ada black tea (teh hitam), white tea (teh putih), green tea (teh hijau), dan benalu teh yang terkenal berkat kemampuannya sebagai obat. Ada pula berbagai jenis madu yang bisa Anda minum. Warung-warung terdekat yang berada di kebuh teh pun menyediakan aneka cemilan atau makanan dengan minuman tehnya yang khas.

Kebun teh Jamus merupakan kawasan Agrowisata yang menyuguhkan pesona alam yang sangat indah. Kawasan ini mengusung konsep pelestarian alam yang dilengkapi dengan lokasi pembibitan the dan aneka tanaman seluas 1 Ha dengan atap khusus (paranet), pembibitan berbagai jenis tanaman dan bunga – bungaan merupakan unit usaha aneka pembibitan tanaman Koperasi Karyawan Sumber Candiloka.

Di Kebun Teh Jamur juga tersedia penginapan bahkan bisa menyewa rumah penduduk setempat. Selain itu terdapat area camping dan outbond yang biasa di kenal dengan Bumi Perkemahan “Kantil Idaman” dengan luas lahan 0,7 Ha mampu menampung 1000 peserta kemah, fasilitas; Masjid, mck dan tempat api unggun dibawah 3 pohon Kantil yang telah berusia lebih dari 1 abad  Dari Lokasi ini dapat terlihat pucuk-pucuk pinus dan hamparan persawahan serta tanaman teh yang tertata indah bak permadani.

Di area ini terdapat kolam renang sumber lanang dan grojokan songo tuk pakel yang menyajikan pemandangan air mengalir sepanjang 25 meter dan di lokasi Gardupolo akan di bangun kolam renang, game area, camping ground, café Selai itu juga terdapat Grojokan Kedung Putri dari Sumber Mata Air Sawahan dengan suara gemuruh air dan pesona air yang sangat bagus. Suasana rindang dan suara gemuruh aliran air menambah nuansa desa yang menenangkan akan membuat liburan anda menyenangkan

Salah satu benda peninggalan belanda yang hingga saat ini masih berfungsi dengan baik adalah kincir air pembangkit listrik. Kincir ini berfungsi untuk menerangi jalan dan perumahan dimana kapasitasnya mencapai 50 KWA, memiliki diameter 150 cm dan beratnya mencapai kurang lebih 2 ton. Pada masa itu sekitar tahun 1930, kincir air ini di datangkan dari Belanda. Terdapat petilasan berupa makam pendiri kebun teh Van der Rapard (Belanda) yang membuka kebun teh jamus dan Goa Jepang yang cukup unik peninggalan tentara Jepang tahun 1942 dengan panjang + 14 meter membelah dua lorong. Konon digunakan untuk menyimpan bahan makanan, persenjataan dan harta karun.

Kawasan Agrowisata kebun teh jamus sangat berpotensi untuk lebih dikembangkan lagi, nuansa alam dan objek-objek wisata di dalamnya sangat mendukung kepopuleran wisata yang satu ini, sehingga mampu memberikan peningkatan pendapatan baik untuk masyarakat sekitar maupun untuk pemerintah Kabupaten Ngawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *