Masa Pandemi Virus Covid19 yang belum tahu jelas kapan berakhir serta kondisi perekonomian yang tak menentu. Kerjasama antar multistakhoder antara lain akademisi, pengusaha, masyarakat dan pemerintah. sangatlah dierlukan.  Sehingga, konsep triple bottom line untuk tanggungjawab social perusahaan setidaknya mampu meningkatkan keuntungan perusahaan, mampu mensejahterakan masyaraka dan memperbaiki lingkungan.

Kamis, (12/10) Bappeda Kota Malang mengundang BUMN, BUMD, BUMS baik perusahaan, perbankan, pusat perbelanjaan, Hotel Resto serta perguruan tinggi mengumpulkan gagasan baru menyelenggarakan Musrencang CSR (Corporate Sosial Responsibility/Tanggungjawab sosial perusahaan) yang bertempat di Hotel Sahin Montana Kota Malang.

Dalam rangka membangkitkan ekonomi dan Membangun Kota Malang tidak hanya di tanggung sendiri oleh Pemkot Malang, “Banyak usulan-usulan masyarakat yang kreatif dan menarik untuk di tindak lanjuti melalui CSR” ungkap  Kepala Bappeda Dwi Rahayu, SH, M.Hum dalam sambutannya. Hal ini disebabkan oleh, APBD Kota Malang terbatas masih focus pada Covid-19 maka Forum CSR Kota Malang perlu mengkoordinasikan CSR dengan menseleksi dan memverifikasi Usulan program yang tertuang dalam Musrenbang.

Menurut Dr. Sunardi, SE, MM Wakil Ketua 2 dari unsur perguruan tinggi menyampaikan bahwa program-program yang terpilah melalui Forum CSR kota Malang lebih mengarah kepada dukungan utilitas sarana prasarana, kegiatan pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi yang akan di sesuaikan dengan visi Misi yang tertuang dalam RPJMD Kota Malang. Terlebih CSR akan di matchingkan dengan perguruan tinggi terhadap program-program yang kreatif dan inovatif untuk mamajukan kota dengan julukan Singo edan ini.

Sebagaimana dalam UU No 40 Tahun 2007 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan maka perusahaan wajib melaksanakan program CSR. Menurut Isa Wahyudi Wakil Ketua 1 Forum CSR Kota Malang dari unsur BUMS bahwa “Forum menseleksi dan memverifikasi usulan musrenbang dan menawarkan kepada perusahaan mana yang cocok dengan program CSR perusahaan. “CSR itu harus punya sisi promotif bagi perusahaan, transparan, akuntabel dalam pelaksanaan, berdampak dan berkelanjutan bagi keberlangsungan lingkungan. Ungkap pria yang akrab di panggil Ki Demang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *