Oleh : Ki Demang (Penggagas Kampung Budaya Polowijen)

_Resume buku Mardiyanto, Analisis Struktur dan Nilai Budaya dalam Panji Sekar . Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta 1995_

Cerita Panji berasal dari sastra Jawa yang kemudian tersebar luas hingga terdapat dalam berbagai sastra Nusantara, misalnya dalam sastra Bali dan sastra Melayu. Bahkan cerita Panji itu sampai keluar Nusantara, misalnya dalam sastra Thai dan Kamboja (Baried, 1987: 1–2). Banyak sekali para ahli yang telah meneliti cerita Panji, di antaranya Poerbatjaraka, A. Teeuw, J.1. Ras, S.O. Robson, c.c. Berg, W.H. Rassers, Liauw Yock Fang, Nafron Hasjim, dan Siti Baroroh Baried (Baried, 1987:2).

Poerbatjaraka dalam bukunya yang berjudul Tjerita Panji-Panji dalam Perbandingan membandingkan delapan cerita Panji, yaitu Hikayat Panji Kuda Sumirang, Cerita Panji Kamboja, Cerita Panji dalam Serat Kanda, Angron Akung, Jayakusuma, Panji Anggraini, Panji Kuda Narawangsa, dan Malat. Cerita-cerita tersebut diperbandingkan pokok-pokok isinya dan dicari persamaan dan perbedaannya. Selain itu, Poerbatjaraka berpendapat bahwa cerita Panji itu pertama kali ditulis pada Zaman Majapahit kira-kira tahun 1400, menggunakan bahasa Jawa Tengahan.

Cerita itu kemudian menyebar ke seluruh Nusantara. Berg (dalam Poerbatjaraka, 1968:403) berpendapat bahwa cerita Panji itu terjadi pad a zaman Pamalayu, tahun 1277, dan ditulis dalam bahasa Jawa Kuna. Teeuw (dalam Baried, 1987:4–5) pernah meneliti cerita Panji berdasarkan naskah Melayu, yaitu Syair Ken Tambulian, menurut pengamat¬ 2 annya cerita ini termasuk golongan cerita Jawa- Melayu yang lazim disebut cerita Panji. Selanjutnya, ia berpendapat bahwa cerita Panji itu dipengaruhi wayang Jawa yang selalu berakhir happy ending dan dunia manusia selalu akrap dengan dunia dewa.

Robson (dalam Baried, 1987:5) telah meneliti cerita Panji Jawa Wangbang Wuieya dan cerita Panji Melayu Hikayat Andakan Panurat. Ia mengkaji kedua cerita itu dengan kajian sastra, filologi, dan sejarah daIam hUbungannya dengan pertunjukkan seni drama. Sedangkan Rassers (dalam Baried, 1987:7) meneliti Hikayat Cekelwanengpati dengan pendekatan struktural. Rassers mencari hikayat cerita Panji melalui perbandingan dengan kesusastraan Dayak Ngaju, khususnya mengenai mitos penciptaan yang terdapat pada suku tersebut. Yock Fang dalam bukunya yang berjudul Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik I (1991:117–147) membicarakan cerita Panji, antara lain ia mengutip pendapat-pendapat para ahli mengenai cerita Panji. Selain itu, ia membuat delapan ringkasan cerita panji, yiatu Hikayat Galuh Digantung, Hikayat Cekelwanengpati, Hikayat Panji Kuda Sumirang, Hikayat Panji Sumirang, Hikayat Misa Taman Jayeng Kusuma, Hikayat Dewa Asmara Jaya, Hikayat Undakan Panurat, dan Panji Anggraini.

Hasjim (1984) dalam bukunya yang berjudul Hikayat Galuh Digantung meneliti hikayat tersebut secara struktural, yaitu meliputi amanat, alur, dan penokohan, Baried ddk. (1985) dalam bukunya yang berjudul Panji: Citra Pahlawan Nusantara meneliti cerita Panji mengambil ruang lingkup kepahlawanan cerita Panji yang menyangkut bidang mental spiritual. Penelitian tersebut berdasarkan pada beberapa cerita Panji, yaitu Serat Panji Jayakusuma, Malat, Geguritan Pangkang Raras, Hikayat Panji Kuda Sumirang, Hikayat Galung Digantung, Panji Anggraini, Panji Jayengtilan, Geguritan Cini/aya, Jaran Kinanti Asmaradana, dan Hikayat Misa Taman Jayeng Kusuma. Darmono (1979) mentransliterasi Panji Sekar dan menterjemahkannya dari bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia.

Referensi

  • Baried, Siti Baroroh dkk. 1985, _Menyelami Hikayat dalam sastra Indonesia_, Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  • Pakubuwana IV, Sunan. 1979. (Tranliterasi dan terjemahan Yanti Darmono). _Panji Sekar_. Jakarta: Proyek Penelitian Buku Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kehudayaan.
  • Poerbatjaraka. 1968. _Tjenta Pandji dalam Perbandingan_. Jakarta : Gunung Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *